Panduan

Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan: Islami, Kristen, Katolik, Hindu, Umum & Bahasa Jawa

Diperbarui 10 Oktober 2026 · 8 menit baca · Tim Bersandar

Kata-kata undangan adalah hal pertama yang dibaca tamu. Susunannya biasanya terdiri dari empat bagian: salam pembuka, ayat atau kutipan, kalimat undangan, dan penutup. Berikut contoh yang bisa langsung kalian salin dan sesuaikan.

Kata-kata undangan pernikahan islami

Salam pembuka: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.QS. Ar-Rum: 21
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.QS. Adz-Dzariyat: 49

Kalimat undangan:

Penutup: Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kata-kata undangan pernikahan Kristen

Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.Kejadian 2:24
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.Kolose 3:14

Kata-kata undangan pernikahan Katolik

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.Matius 19:6

Kata-kata undangan pernikahan Hindu

Salam pembuka: Om Swastiastu.

Tetaplah kalian berdua di sini, jangan terpisahkan. Nikmatilah seluruh usia, bersama anak dan cucu, berbahagia di rumah kalian sendiri.Rgveda X.85.42 (terjemahan bebas)

Kata-kata undangan pernikahan umum (modern)

Penutup santai: Datang, rayakan, dan doakan kami ya. Sampai jumpa di hari bahagia!

Kata-kata undangan pernikahan bahasa Jawa

Pepatah yang sering dipakai: "Witing tresno jalaran soko kulino" (cinta tumbuh karena terbiasa bersama).

Struktur lengkap undangan yang baik

  1. Salam pembuka sesuai nuansa acara.
  2. Ayat, kutipan, atau kalimat pembuka yang menyentuh.
  3. Nama lengkap kedua mempelai beserta nama orang tua (misalnya "Putri pertama dari Bapak … & Ibu …").
  4. Waktu dan tempat setiap acara, termasuk zona waktu.
  5. Informasi tambahan: dress code, protokol, siaran langsung, amplop digital.
  6. Kalimat penutup dan nama keluarga yang mengundang.

Semua bagian ini sudah tersedia di tema-tema Bersandar, termasuk pilihan salam islami, kristiani, katolik, hindu, Jawa, dan umum di formulir pesan. Lihat contohnya langsung di katalog tema.

Tips menulis kata-kata undangan

Buat undangan digital kalian di Bersandar

17 tema yang bisa dicoba langsung, nama tamu personal, RSVP & ucapan, amplop digital. Mulai Rp75 ribu, jadi 1–2 hari kerja.

Baca juga